|
|
| Monday, 25-Jul-2005 00:00 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Assalamualaikum....
|
|
|
ALHAMDULILLAH....sekali lagi ALLAH selesaikan masalah...hari minggu yang cukup mencabar bagi aku...dengan FREE LANCE work yang melambak2...ALLAH selesaikan segala urusan...ALHAMDULILLAH...hari ni aku nak kongsikan kerja..yang bertajuk...PROPERTIES EXHIBITION...yg diadakan di johor bahru...
|
|
|
|
|
|
| Friday, 22-Jul-2005 00:00 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Assalamualaikum...
|
|
|
|
|
|
|
|
|
| Thursday, 21-Jul-2005 00:00 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Assalamualaikum..
|
|
|
ALHAMDULILLAH.....dapat menghirup udara segar lagi...Allah masih berikan aku peluang untuk hidup...SYUKUR!!..Terima kasih kerana melawat foto pages ini...JAZAKALLAH!!
|
|
|
|
|
|
| Tuesday, 19-Jul-2005 00:00 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Assalamualaikum...
|
|
ALHAMDULILLAH....
ALLAH masih berikan nikmat kehidupan...sekali lagi aku dapat merasakan nikmat melihat,mendengar,merasa...dan dapat menggunakan anggota tubuh untuk memegang keyboard dan mause..bagi melaksanakan kerja2..harian...SYUKUR PADA ALLAH!!Terima kasih kepada TEMAN-TEMAN atas komen2 yang sungguh membina...walaupun aku rasakan artwork aku tak lah sebaik mana..kali ni aku nak kongsikan antara work aku masa aku kerja kat KL nun...INSYAALLAH...kalau ada peluang aku akan kembali bekerja di KL...INSYAALLAH!!!
|
|
|
|
|
|
| Monday, 18-Jul-2005 00:00 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Assalamualaikum...
|
|
|
Alhamdulillah....sekali lagi ALLAH masih memberi peluang..untuk aku buka mata....SYUKUR...oleh itu dapatlah aku kongsikan lagi..antara kerja2 aku..untuk tatapan semua..ni bukanlah latest projek aku..tapi silakanlah tengok2 k..anyway...thanks for comments..
|
|
|
|
|
|
| Friday, 15-Jul-2005 00:00 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Assalamualaikum...
|
|
|
Alhamdulillah...apa khabar semuanya...semoga sihat walafiat...mcm biasalah..hari ni aku nak kongsikan antara kerja2 aku untuk 2 hari ni..semoga boleh menjamu mata anda semua..walaupun tak cantik..namun aku rasa aku dah buat yang termampu untuk boss aku..he he he...SORRY BOSS!!
|
|
|
|
|
|
| Monday, 11-Jul-2005 00:00 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Assalamualaikum...
|
|
ALHAMDULILLAH!!!
ALHAMDULILLAH...ALLAH telah mempermudahkan kerja....
setelah beberapa hari bergelumang dengan Komputer..dan Drawing..yang bertalu2...
akhirnya...telah siap beberapa drawing...untuk dikongsikan...walaupun tak berapa cantik..JEMPUT TENGOK...
silakan...
|
|
|
|
|
|
| Friday, 8-Jul-2005 00:00 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Assalamualaikum...
|
|
Fathimah az-zahra rha dan Gilingan Gandum
Suatu hari masuklah Rasulullah SAW menemui anandanya Fathimah az-zahra rha. Didapatinya anandanya sedang menggiling syair (sejenis padi-padian) dengan menggunakan sebuah penggilingan tangan dari batu sambil menangis. Rasulullah SAW bertanya pada anandanya, "apa yang menyebabkan engkau menangis wahai Fathimah?, semoga Allah SWT tidak menyebabkan matamu menangis". Fathimah rha. berkata, "ayahanda, penggilingan dan urusan-urusan rumahtanggalah yang menyebabkan ananda menangis". Lalu duduklah Rasulullah SAW di sisi anandanya. Fathimah rha. melanjutkan perkataannya, "ayahanda sudikah kiranya ayahanda meminta 'aliy (suaminya) mencarikan ananda seorang jariah untuk menolong ananda menggiling gandum dan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan di rumah". Mendengar perkataan anandanya ini maka bangunlah Rasulullah SAW mendekati penggilingan itu. Beliau mengambil syair dengan tangannya yang diberkati lagi mulia dan diletakkannya di dalam penggilingan tangan itu seraya diucapkannya "Bismillaahirrahmaanirrahiim". Penggilingan tersebut berputar dengan sendirinya dengan izin Allah SWT. Rasulullah SAW meletakkan syair ke dalam penggilingan tangan itu untuk anandanya dengan tangannya sedangkan penggilingan itu berputar dengan sendirinya seraya bertasbih kepada Allah SWT dalam berbagai bahasa sehingga habislah butir-butir syair itu digilingnya.
Rasulullah SAW berkata kepada gilingan tersebut, "berhentilah berputar dengan izin Allah SWT", maka penggilingan itu berhenti berputar lalu penggilingan itu berkata-kata dengan izin Allah SWT yang berkuasa menjadikan segala sesuatu dapat bertutur kata. Maka katanya dalam bahasa Arab yang fasih, "ya Rasulullah SAW, demi Allah Tuhan yang telah menjadikan baginda dengan kebenaran sebagai Nabi dan Rasul-Nya, kalaulah baginda menyuruh hamba menggiling syair dari Masyriq dan Maghrib pun niscaya hamba gilingkan semuanya. Sesungguhnya hamba telah mendengar dalam kitab Allah SWT suatu ayat yang berbunyi : (artinya)
"Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya para malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang dititahkan-Nya kepada mereka dan mereka mengerjakan apa yang dititahkan".
Maka hamba takut, ya Rasulullah kelak hamba menjadi batu yang masuk ke dalam neraka. Rasulullah SAW kemudian bersabda kepada batu penggilingan itu, "bergembiralah karena engkau adalah salah satu dari batu mahligai Fathimah az-zahra di dalam sorga". Maka bergembiralah penggilingan batu itu mendengar berita itu kemudian diamlah ia.
Rasulullah SAW bersabda kepada anandanya, "jika Allah SWT menghendaki wahai Fathimah, niscaya penggilingan itu berputar dengan sendirinya untukmu. Akan tetapi Allah SWT menghendaki dituliskan-Nya untukmu beberapa kebaikan dan dihapuskan oleh Nya beberapa kesalahanmu dan diangkat-Nya untukmu beberapa derajat. Ya Fathimah, perempuan mana yang menggiling tepung untuk suaminya dan anak-anaknya, maka Allah SWT menuliskan untuknya dari setiap biji gandum yang digilingnya suatu kebaikan dan mengangkatnya satu derajat.
Ya Fathimah perempuan mana yang berkeringat ketika ia menggiling gandum untuk suaminya maka Allah SWT menjadikan antara dirinya dan neraka tujuh buah parit. Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyaki rambut anak-anaknya dan menyisir rambut mereka dan mencuci pakaian mereka maka Allah SWT akan mencatatkan baginya ganjaran pahala orang yang memberi makan kepada seribu orang yang lapar dan memberi pakaian kepada seribu orang yang bertelanjang. Ya Fathimah, perempuan mana yang menghalangi hajat tetangga-tetangganya maka Allah SWT akan menghalanginya dari meminum air telaga Kautshar pada hari kiamat.
Ya Fathimah, yang lebih utama dari itu semua adalah keridhaan suami terhadap istrinya. Jikalau suamimu tidak ridha denganmu tidaklah akan aku do'akan kamu. Tidaklah engkau ketahui wahai Fathimah bahwa ridha suami itu daripada Allah SWT dan kemarahannya itu dari kemarahan Allah SWT?. Ya Fathimah, apabil seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya maka beristighfarlah para malaikat untuknya dan Allah SWT akan mencatatkan baginya tiap-tiap hari seribu kebaikan dan menghapuskan darinya seribu kejahatan. Apabila ia mulai sakit hendak melahirkan maka Allah SWT mencatatkan untuknya pahala orang-orang yang berjihad pada jalan Allah yakni berperang sabil. Apabila ia melahirkan anak maka keluarlah ia dari dosa-dosanya seperti keadaannya pada hari ibunya melahirkannya dan apabila ia meninggal tiadalah ia meninggalkan dunia ini dalam keadaan berdosa sedikitpun, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman sorga, dan Allah SWT akan mengkaruniakannya pahala seribu haji dan seribu umrah serta beristighfarlah untuknya seribu malaikat hingga hari kiamat.
Perempuan mana yang melayani suaminya dalam sehari semalam dengan baik hati dan ikhlas serta niat yang benar maka Allah SWT akan mengampuni dosa-dosanya semua dan Allah SWT akan memakaikannya sepersalinan pakaian yang hijau dan dicatatkan untuknya dari setiap helai bulu dan rambut yang ada pada tubuhnya seribu kebaikan dan dikaruniakan Allah untuknya seribu pahala haji dan umrah. Ya Fathimah, perempuan mana yang tersenyum dihadapan suaminya maka Allah SWT akan memandangnya dengan pandangan rahmat. Ya Fathimah perempuan mana yang menghamparkan hamparan atau tempat untuk berbaring atau menata rumah untuk suaminya dengan baik hati maka berserulah untuknya penyeru dari langit (malaikat), "teruskanlah 'amalmu maka Allah SWT telah mengampunimu akan sesuatu yang telah lalu dari dosamu dan sesuatu yang akan datang". Ya Fathimah, perempuan mana yang meminyak-kan rambut suaminya dan janggutnya dan memotongkan kumisnya serta menggunting kukunya maka Allah SWT akan memberinya minuman dari sungai-sungai sorga dan Allah SWT akan meringankan sakarotulmaut-nya, dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman sorga seta Allah SWT akan menyelamatkannya dari api neraka dan selamatlah ia melintas di atas titian Shirat".
|
|
|
|
|
|
| Wednesday, 6-Jul-2005 00:00 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Assalamualaikum....
|
 |
|
...calon-calonnya...
|
|
 |
|
...siapa ya?...
|
|
|
19 hadis Nabi mengenai wanita
1. Doa perempuan lebih makbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulullah akan hal tersebut, jawab baginda, "Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia".
2. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
3. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah.
4. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
5. Apabila telah lahir anak lalu disusui, maka bagi ibu itu setiap satu tegukan daripada susunya diberi satu kebajikan.
6. Apabila semalaman ibu tidak tidur dan memelihara anaknya yang sakit, maka Allah memberinya pahala seperti memerdekakan 70 hamba dengan ikhlas untuk membela agama Allah.
7. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, darjatnya seumpama orang yang sentiasa menangis kerana takutkan Allah dan orang yang takutkan Allah, akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
8. Barangsiapa membawa hadiah, (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan daripada anak lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail.
9. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu daripada suaminya (10,000 tahun).
10. Perempuan apabila sembahyang lima waktu, puasa bulan Ramadhan, memelihara kehormatannya serta taat akan suaminya, masuklah dia dari pintu syurga mana sahaja yang dikehendaki.
11. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1,000 lelaki yang soleh.
12. Aisyah berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah, siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita? Jawab Rasulullah, "Suaminya. "Siapa pula berhak terhadap lelaki?" Jawab Rasulullah, "Ibunya".
13. Apabila memanggil akan engkau dua orang ibubapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan semua
beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya serta menjaga sembahyang dan puasanya.
15 Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
16 Syurga itu di bawah tapak kaki ibu.
17 Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Nabi s.a.w) di dalam syurga.
18 Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa takwa serta bertanggungjawab, maka baginya syurga.
19 Daripada Aisyah r.a. Barangsiapa yang diuji dengan sesuatu daripada anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya daripada api neraka.
betapa mulianya jasad seorang wanita...semoga ALLAH berikan saya dan anda semua kekuatan untuk memuliakan dan menghormati para wanita....INSYAALLAH!!!
KHUSUS UNTUK BONDA TERCINTA:
MAAFKAN SEGALA DOSA DAN SALAH ANAKMU...
|
|
|
|
|
|
| Tuesday, 5-Jul-2005 00:00 |
Email | Share | | Bookmark |
|
Assalamualaikum...
|
 |
|
...mamee...
|
|
 |
|
...mamee return..
|
|
|
AZAB KUBUR - MENURUT AL-QURAN DAN HADIS
Mati adalah akhir perjalanan hidup setiap insan di dunia ini. Di penghujung jalan, se-tiap hidup yang berjiwa akan merasakan mati. Firman Allah, Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. (Ali Imran: 185). Mati adalah titik permulaan insan memasuki alam lain (alam lain dalam bahasa Arab di sebut Alam Akhirat). Alam Akhirat ini digelar juga Alam Balasan amalan seseorang semasa hidup di dunia. Amalan baik dibalas baik dan sebaliknya. Tulisan ini me-ngenai amalan jahat, dibalas jahat. Balasan ini bermula daripada memasuki liang kubur lagi.
1. Firman Allah, Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat pada waktu orang-orang yang zalim ( berada) dalam tekanan-tekanan sakrat (mabuk) mati, sedang para malaikat memukul dengan tangan mereka (sambil berkata) ``keluarkan nyawamu. Pada hari itu kamu dibalas dengan seksaan yang sangat menghinakan kerana kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar. (Al-An'am:93). Di sini azab bermula dari saat kemati-an lagi, belum pun dikapankan dan dikebumikan. Ini adalah sebahagian daripada seksa yang berlaku sebelum kiamat. Ditambah dengan azab kubur kerana kebanyakan insan akan mengalaminya. (Ibn Hajar, syarah bagi ayat tersebut, Fathul Bari, bab 86 Mengenai Azab Kubur, halaman 600-601).
2. Firman Allah, Nanti akan Kami seksa mereka dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar. (At-Taubah: 101). Maksud seksa dua kali ialah pertama tembelang orang munafik dan kedua seksa kubur. Atau seksa dunia dan seksa kubur. Semestinya salah satu daripada dua seksa itu ialah seksa kubur. (Ibn Hajar, syarah bagi ayat tersebut, Fathul Bari, bab 86 Mengenai Azab Kubur, halaman 599 dan 601). Nanti akan Kami seksa mereka dua kali iaitu azab seksa di dunia dan azab seksa kubur. (Tafsir Ibn-Kathir bagi ayat ini).
3. Firman Allah, Dan Firaun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat sangat buruk. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang (sebelum hari bangkit dari kubur), dan pada hari terjadinya Kiamat, dikatakan kepada malaikat: ``Masukkanlah Firaun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras. (Al-Mu'min: 45-46).
Roh Firaun dan orang-orangnya dalam (tembolok) burung hitam berulang alik ke neraka, begitulah ardhuha (ditunjukkan). Ditunjukkan ini bermula dari dunia ini lagi sebelum Kiamat. Ditunjukkan ini di alam barzakh. Inilah hujah bagi orang yang mengatakan bahawa azab seksa kubur itu memang benar. (Ibn Hajar, syarah bagi ayat tersebut, Fathul Bari, bab 86 Mengenai Azab Kubur, halaman 599 dan 601). Dan pada hari terjadinya Kiamat, dikata kepada malaikat: ``Masukkanlah Firaun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras.'' Ayat ini merupakan dalil yang amat jelas bagi Ahli Sunah mengenai adanya seksa di alam barzakh dan dalam kubur. (Tafsir Ibn-Kathir bagi ayat ini).
4. Sabda Nabi s.a.w.: Apabila seorang mukmin diletakkan dalam kuburnya, datanglah (malaikat-malaikat) kepadanya lalu dia mengucap bahawa tiada Tuhan yang disembah selain Allah dan Muhammad itu pesuruh Allah. Ini menepati firman Allah berbunyi Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu (kalimah tauhid dua kalimah syahadat tersebut). Nabi s.a.w. menyebut mengenai azab kubur dengan sabdanya, Apabila seseorang Muslim mengucap bahawa tiada Tuhan yang disembah selain Allah dan Muhammad itu pesuruh Allah. Firman Allah, Allah mengukuhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu (kalimah tauhid dua kalimah syahadat tersebut).
Diturunkan ayat ini mengenai azab kubur. Mengenai seksa kubur ini ada ulama mengatakan seksa badan dan roh kedua-duanya sekali. Allah Maha Kuasa mengembalikan sebahagian daripada jasad yang berkecai itu dicantumkan semula dan mengembalikan nyawanya ke dalam jasadnya itu. Tidak kurang pula, termasuk Ibn Hazm dan Ibn Hubairah yang mengatakan seksa kubur adalah seksa roh sahaja tanpa ia kembali semula kepada badan. Bandingkan dengan orang bermimpi merasa selesa atau seksa, sedangkan orang-orang yang ada bersamanya tidak tahu satu apa pun apa yang berlaku pada diri si tidur yang bermimpi itu. (Ibn Hajar, Fathul Bari, bab 86 Mengenai Azab Kubur, halaman 599, 602 dan 603). Daripada keterangan ini masalah orang mati hancur badannya atau dimakan binatang buas tidak timbul.
5. Hadis Nabi s.a.w.: Rasulullah melihat mayat mereka yang dijatuhkan ke dalam perigi (sebuah perigi yang berisi dengan mayat-mayat orang musyrikin yang terbunuh dalam Perang Badar) seraya bersabda, Adakah kamu benar memperoleh apa yang Tuhan janjikan kepada kamu?'' Sahabat bertanya, ``Wahai Rasulullah, anda bercakap dengan orang-orang yang sudah mati.'' Jawab Rasulullah, ``Mereka lebih dengar daripada yang kalian dengar tetapi mereka tidak berdaya menjawabnya. Sesungguhnya si mati itu diseksa dalam kuburnya. (Ibn Hajar, Fathul Bari, bab 86 Mengenai Azab Kubur, halaman 599 dan jilid 8 halaman 31).
6. Sabda Nabi s.a.w.: Sesungguhnya mereka tahulah sekarang bahawa segala apa yang aku katakan adalah benar. Allah berfirman, Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati itu mendengar. Maksud Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati itu mendengar, dengan erti kata dengar yang memanfaatkan mereka, atau anda tidak boleh mereka mendengar kecuali dengan izin Allah. Kenyataan ini ada kaitan dengan pertanyaan ``Wahai Rasulullah, anda bercakap dengan orang-orang yang sudah mati'' yang tersebut di atas. Dengan ini bererti sama ada mereka dengar dengan telinga badan atau telinga roh. (Ibn Hajar, Fathul Bari, bab 86, Mengenai Azab Kubur, halaman 599 dan 602 ).
7. Daripada Aisyah r.a. berkata, ba-hawa seorang wanita Yahudi datang kepadanya lalu menyebut tentang seksa dalam kubur dengan katanya, ``Moga-moga Allah lindungi anda daripada seksa kubur.'' Lalu Aisyah bertanya kepada Rasulullah s.a.w. mengenai seksa kubur. Rasulullah menjawab, Ya, memang benar ada seksa kubur. Selepas itu, kata Aisyah, setiap kali Rasulullah melakukan solat, baginda tidak meninggalkan bacaan doa memohon perlindungan daripada seksa kubur. Ghundur menambah, seksa kubur memang benar. (Ibn Hajar, Fathul Bari, bab 86, Mengenai Azab Kubur, halaman 599-600).
8. Pada satu hari Rasulullah s.a.w. berdiri menyampaikan ucapannya. Dalam ucapan sabdanya itu Rasulullah menyebut berkenaan ancaman dan seksaan (fitnah) kubur yang bakal dihadapi oleh si mati. Setelah Rasulullah bersabda demikian, para sahabat pun mula bercakap-cakap hingga hiruk pikuk. Ini menyebabkan ucapan Rasulullah tidak dapat didengar dengan baik. Setelah mereka diam, seorang sahabat bertanya mengenai apa yang disabdakan oleh Rasulullah selepas itu? Lalu dijawab, Rasulullah bersabda, Sesungguhnya telah diwahyukan kepadaku bahawa anda sekalian akan menghadapi ujian seksa dalam kubur tidak jauh daripada ujian Dajjal. (Ibn Hajar, Fathul Bari, bab 86, Mengenai Azab Kubur, halaman 600 dan 605).
9. Sabda Nabi s.a.w.: Apabila seorang hamba Allah dikebumikan dan kawan-kawan meninggalkannya, si mati itu mendengar hentak kasut mereka, dua malaikat pun datang kepadanya lalu disuruh duduk dan ditanya, ``Apakah pendapat kamu terhadap lelaki bernama Muhammad s.a.w. ini?'' Orang mukmin itu menjawab, ``Saya mengaku bahawa dia adalah hamba Allah lagi Rasul-Nya.'' Selepas itu malaikat itu berkata lagi, ``Lihatlah tempat kamu di dalam Neraka, sesungguhnya Allah telah menukarkan tempatmu di dalam Syurga.''
Lalu orang yang dikebumikan itu melihat kedua-dua tempatnya itu. (Qatadah menambah, kami diberitahu bahawa kuburnya itu diperluaskan. Kemudian Qatadah menyebut riwayat Anas yang berkata:) Manakala orang munafik atau kafir akan ditanya, ``Apakah pendapat kamu terhadap lelaki bernama Muhammad s.a.w. ini?'' Dia akan menjawab, ``Saya tidak tahu. Saya kata menurut apa yang orang lain kata.'' Lalu ditanya lagi, ``Kamu tidak tahu dan kamu tidak mengikut petunjuknya (dengan membaca al-Quran).'' Selepas itu dia dipukul dengan tukul besi dengan satu pukulan yang menyebabkan dia menjerit-jerit. Semua mendengar jeritannya itu kecuali jin dan manusia. (Ibn Hajar, Fathul Bari, bab 86, Mengenai Azab Kubur, halaman 600).
Hadis ini menceritakan bagaimana Rasulullah s.a.w. dengan umatnya. Mereka diuji dalam kubur masing-masing. Ternyata bahawa setiap nabi itu bersama umat masing-masing. Hadis ini menunjukkan tidak boleh bertaklid dalam perkara iktikad. Perhatikan bunyi hadis tersebut di atas, ``Saya tidak tahu. Saya kata menurut apa yang orang lain kata.'' (Ibn Hajar, Fathul Bari, bab 86, Mengenai Azab Kubur, halaman 610).
10. Hadis Nabi s.a.w., Pada satu hari Rasulullah s.a.w. keluar selepas matahari terbenam, lalu baginda mendengar suara yang mengerikan. Rasulullah pun bersabda, Itulah suara-suara Yahudi yang sedang diseksa dalam kubur mereka.
`Mendengar suara' kemungkinan suara malaikat yang menyeksa, atau suara Yahudi yang diseksa atau suara seksaan itu sendiri. Kalau Yahudi diseksa dengan sebab keYahudiannya, orang musyrikin juga tiada terkecuali kerana kufur syirik lebih dahsyat daripada kufur Yahudi.
Putri Khalid al-'Asi berkata bahawa dia mendengar Rasulullah s.a.w. memohon mendapatkan perlindungan daripada seksaan kubur. Rasulullah s.a.w. pernah berdoa kepada Allah yang bermaksud: Ya Allah, hamba mohon perlindungan-Mu daripada azab kubur, dan daripada azab Neraka, dan daripada kesengsaraan hidup dan mati, dan daripada kesengsaraan Al-Masih ad-Dajjal.
11. Pada satu hari Rasulullah s.a.w. melalui dua tanah perkuburan. ``Mereka (yang mati dikebumikan dalam dua tanah perkuburan itu) sedang diseksa.'' Mereka diseksa bukanlah kerana perkara besar. ``Ya, (mereka diseksa kerana melakukan satu dosa besar) iaitu kerana seorang daripada mereka sengaja mengumpat, menyebarkan fitnah dan yang satu lagi tiada mengelakkan dirinya daripada kekotoran kencingnya.'' (Ibn Abbas menambah): Kemudian Rasulullah mengambil sehelai daun hijau lalu dikoyak dua, lalu meletakkan sekeping ke atas kubur seraya bersabda, ``Moga-moga seksaan mereka berdua diringankan sehingga daun ini kering.'' (Ibn Hajar, Fathul Bari, bab 87 dan 88, Mengenai Azab Kubur, halaman 610, 611-612, 613).
Sebuah hadis mengenai azab atau nikmat kubur bermaksud: Kubur itu sama ada satu taman dari taman syurga atau satu rongga dari rongga neraka. Hadis ini boleh dirujuk kepada at-Tirmizi dan al-Baihaqi, tetapi sanadnya daif. Sungguhpun ia daif, tetapi maksudnya betul dan benar kerana disokong oleh hadis-hadis daripada kitab Sahih Bukhari seperti tersebut di atas. Penulis merasa berpada dengan merujuk kepada Sahih Bukhari sahaja, tidak perlu kepada sumber-sumber lain, kerana Sahih Bukhari adalah kitab yang paling sahih selepas al-Quran.
Rujukan:
- Tafsir al-Quran oleh Ibn-Kathir.
- Ibn-Hajar, Fath al-Bari Bisyarhi Sahih al-Bukhari, Kitab al-Janaiz, bab 86 dan 87, jilid 3, Al-Maktabah at-Tijariyah, 144 H-1993M).
|
|
|
|
|